Home Minahasa 5 Oknum Warga Pelapor Hukum Tua Kembes 1 bakal dituntut Pencemaran Nama Baik

5 Oknum Warga Pelapor Hukum Tua Kembes 1 bakal dituntut Pencemaran Nama Baik

77
0
SHARE
5 Oknum Warga Pelapor Hukum Tua Kembes 1 bakal dituntut Pencemaran Nama Baik

 

Hukum tua Kembes 1 Audy Kindangen hanya menanggapi santai pasalnya laporan tersebut tidak mempunyai bukti - bukti data yang sebenarnya "ungkap Kindangen saat dijumpai di rumahnya didesa Kembes.1sabtu(05/10) kemarin

Kindangen menuturkan, dari seluruh laporan ke Kejari Tondano semuanya tidak didukung dokumen atau fakta yang riil alias data palsu dan terkesan mengada-ada .”ungkapnya.

Menurutnya, dari sejumlah yang terdapat dalam laporan, itu hanya diduga-duga atau mengandai -andai saja ,contoh laporan kegiatan tim penggerak PKK untuk tahun 2019 dana tersebut belum digunakan karena rencana kegiatan belum ditentukan apakah bulan oktober atau november 2019 dengan kata lain tidak mungkin kegiatan belum dilaksanakan pihaknya sudah mau keluarkan uang. “ujar Kindangen.

Terkait sewa alat Ekskafator menurut mereka (pelapor) tidak sesuai RAP seperti Jenis atau tipe yang besar/kecil dan waktu pemakaian alat tidak sesuai ,hal tersebut salah besar dan jelas saya bantah itu , karena sesuai data RAP hanya menunjukan sewa Ekskafator dan tidak menujukan jenis besar atau kecil atau tipe apa, “jelasnya.

Pihaknya sangat heran dan bingung Pekerjaan tahun 2019 yang belum dilaksanakan masuk dalam laporan ke kejari yang dianggap bermasalah, Bagi saya sebagai kuasa pengguna anggaran semua proyek yang didanai lewat Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2017/2018 telah diperiksa oleh dinas terkait yakni Dinas PMD dan Inspektorat dan buktinya desa Kembes 1 tidak ada temuan ataupun masalah sejak dari tahun ke tahun tetap berjalan dengan baik,” terang Kindangen.

Jika saya di panggil untuk mengklarifikasi soal laporan ini, dirinya secara tegas mengatakan siap hadapi proses hukum karena pihaknya didukung data fakta yang bisa dipertanggung jawabkan ,”kita so siap jangan sampe dorang kira kita panako atau nda brani mo menghadap pihak penegak hukum, saya petaruhkan nama baik saya, keluarga saya ,bahkan seluruh masyarakat Kembes satu ,”tegas Kindangen.

” Saya siap memberikan keterangan dengan data yang ada untuk membuktikan bahwa yang mereka laporkan itu tidak benar,” ungkapnya.

Dirinya menyayangka kepada oknum-oknum tersebut dengan wajah dan mata berkaca-kaca, Kumtua yang terkenal murah senyum ini mengungkapkan rasa kecewanya terhadap apa yang sudah dilakukan oleh warganya sendiri.

” Mereka sudah melakukan pencemaran nama baik, bukan hanya saya yang merasakan tetapi juga Keluarga dan Masyarakat dengan hal tersebut yang sudah dirugikan dengan pemberitaan yang tidak benar,” ujarnya.

Dikatakannya, terkait berita yang beredar saat ini, masyarakat desa Kembes 1 nampaknya tidak terpengaruh.

” Karena mereka (Masyarakat desa kembes 1 red) percaya dengan kepemimpinan saya sampai saat ini,” kata dia.

Walaupun demikian, Kindangen mengatakan bahwa secara manusia dirinya memaafkan apalagi mereka merupakan warganya.

” Akan tetapi pihaknya tetap menghormati aparat hukum dan proses hukum yang ada,” pungkasnya.

Disisi lain Menariknya, Kepala Jaga 1 Novi Pontororing mengungkapkan bahwa oknum pelapor ini mencoba mengajak masyarakat jaga 1 untuk bertanda tangan sebagai bentuk dukungan dengan menawarkan uang imbalan sebesar Rp. 100 ribu.

” Warga jaga 1 yang melapor kepada saya, warga mengatakan, ” mereka datang dan menawarkan uang Rp.100 ribu jika bersedia bertanda-tangan “, ungkapnya.

Namun, lanjut dia, warga tidak mau. Karena mereka percaya apa yang sudah dilakukan dan dikerjakan pemerintah desa Kembes 1 dalam hal ini Hukum Tua sudah sesuai dengan aturan regulasi .

” Jadi, kalau ada timbul cerita-cerita yang dilakukan oleh ke-5 orang ini mengatas namakan masyarakat kembes 1 itu tidak benar, itu laporan cuma dari mereka ,” tegasnya.

Dari informasi dimasyarakat salah satu pelapor atas nama Frangki Mamuaya alias FM tidak lain mantan sekdes, oleh Hukum Tua Kembes 1 Kindangen oknum tersebut diberhentikan dari jabatan sekdes dan dipindahkan ke kepala urusan disebabkan banyak berulah serta bermasalah saat itu.

Yang mirisnya oknum mantan Sekdes FM tersebut saat menjabat ,seluruh laporan pertanggung jawaban pekerjaan dan kegiatan Desa Kembes 1 yang anggaran berasal dari DD dan ADD ,FM yang membuat, semua bukti Nota, Kwitansi sampai dokumen rapat era kepemimpinan Kindangen tahun 2017 sampai 2018 semua FM yang buat,namun yang anehnya FM yang melaporkan terjadi Korupsi, ada apa dengan FM. “Ujar Marten salah satu warga Kembes 1.

Pihak Keluarga Hukum Tua Kembes 1 bersama warga ,berjanji akan lapor balik terkait Pencemaran Nama Baik Kepihak penegak hukum.,jika laporan 5 warganya tersebut tidak benar alias palsu.

Salah satu pelapor berinisial RK saat di konfirmasi saat lalu, dengan nada ragu ragu menyatakan siap jika dilapor balik Hukum Tua bersama perangkatnya terkait Pencemaran nama baik,”Torang siap noo jika laporan kami tidak benar. “ujar RK.

Informasi saat ini Pihak Hukum Tua bersama seluruh perangkat sudah menyusun sanggahan terkait laporan dan sudah serahkan ke pihak Kejaksaan Negeri Tondano.

Terkait laporan tersebut pihak Kejaksaan sedang mencari data dan informasi atau sementara dilidik.