Home Minahasa Anak 7 Tahun Ditemukan Ayahnya Bersimbah Darah Di Dapur Rumahnya

Anak 7 Tahun Ditemukan Ayahnya Bersimbah Darah Di Dapur Rumahnya

Kapolsek : Masyarakat Sosmed, Jangan Menyampaikan Spekulasi Sendiri

2,176
0
SHARE
Anak 7 Tahun Ditemukan Ayahnya Bersimbah Darah Di Dapur Rumahnya

Keterangan Gambar : Suasana di rumah duka (foto: varly/ postkota.id

MINAHASA, postkota.id - Gempar,  itu yang terjadi pada Minggu (12/08) 2018, sekitar Pukul 17:00 WITA di Desa Sendangan Kecamatan Kakas dengan meninggalnya Daud Solambela usia tujuh tahun yang ditemukan ayahnya bersimbahkan darah di rumahnya sendiri.

Dari data yang dirangkum, di Rumah Kediaman korban, senin (13/08) 2018, Meita Batas,  salah seorang saksi mengatakan, sekitar pukul 16.30 wita,  dirinya melihat korban sedang bermain bersama temanya rekan sebayanya,  Rafi Lakoy, dirumah keluarga .Taniowas Tumelap. Kemudian dia melihat korban berlari pulang ke rumahnya.

"Beberpa waktu kemudian setelah saya melihat korban pulang e rumahnya,  saya mendengar Rafi Lakoy memangil -mangil korban untuk kembali bermain namun berselang kira-kira 20 menit saya telah mendengar kejadian bahwa korban telah meninggal," ujarnya.

Di tempat yang sama, Hans Paseki juga slaah satu saksi mengungkapkan pada saat dirinya di depan rumah korban, dirinya melihat ayah Korban,  Fence Solambela menggendong Daud dan meminta pertolongan.

"Saat saya meilhat Fence (Ayah Korban)  meminta pertolongan, saya melihat sebilah pisau masi tertancap pada bagian perut Daud. Karena panik saya langsung mencabut pisau itu dan saya berikan kepada salah seorang yang turut dengan saya,  namun saya sudah tidak ingat saya berikan kepada siapa karena sudah panik, " terangnya.

Dari keterangan Fence Solambela Ayah Korban mengatakan dirinya saat itubaru kembali dari Ibadah Kedukaan, kemudian saat masuk ke dalam rumah dia langsung menuju ke arah dapur.

"Saat saya menuju ke dapur saya melihat Daud telah terkapar dengan posisi badan menghadap ke atas dan saya langsung mengendongnya kemudian meminta pertolongan warga," katanya.

Kapolsek Kakas Iptu Herry Rorong ketika di konfirmasi di Rumah duka mengatakan pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara,  dan kasus sedang dalam penyelidikan.

"Kasus ini sementara dalam penyelidikan,  dan jenasah sudah dibawa di Rumah Sakit Kandou Malalayang untuk di Otopsi.  Dan tinggal menunggu hasil otopsi.  Dan kasus ini belum bisa dipastikan apakah ada unsur pembunuhan atau kecelakaan dan lainnya.  Dan saya menyampaikan kepada masyarakat untuk jangan berspekulasi tentang kejadian ini.  Sekali lagi tinggal menunggu hasil otopsi, " tegasnya. (varly pantow)