Home Minahasa Cuma Karena Cubit Pipi, Lelaki Asal Papakelan Meregang Nyawa

Cuma Karena Cubit Pipi, Lelaki Asal Papakelan Meregang Nyawa

Kurun Waktu Dua Jam, Pelaku Dibekuk Tim Buser Polres Minahasa

377
0
SHARE
Cuma Karena Cubit Pipi, Lelaki Asal Papakelan Meregang Nyawa

MINAHASA, postkota.id – Pelaku aniaya yang mengakibatkan tewasnya lelaki Vikal Sumanti (30) warga Papakelan Kecamatan Tondano Timur akhirya dibekuk Tim Buser Reskrim Polres Minahasa.

Kedua Tersangka tersebut yakni lelaki
Tim Buser Satuan Reskrim Polres Minahasa  lelaki NM alias Munir (30) dan YK alias Yes (16).

Diketahui  Peristiwa penganiayaan tersebut, terjadi di sebuah acara pernikahan di rumah salah seorang warga Papakelan, Sabtu (22/2) 2020 sekitar pukul 21.45 Wita.

Kapolres Minahasa melalui Kasubag Humas AKP F. Pelengkahu mengatakan, kejadian tersebut berawal dari pesta miras yang terjadi pada sebuah acara pernikahan di Papakelan.

“Peristiwa tersebut disebabkan karena hal sepele, karena sudah mabuk, tersinggung dan terjadilah penganiayaan,” terang Kasubag.

Saat itu katanya, tersangka sedang pesta miras dengan kawan-kawannya kemudian datang korban untuk berjabat tangan dengan tersangka Munir dan kawan kawan. Saat berhadapan dengan tersangka, korban mencubit pipi kiri tersangka. Hal tersebut kemudian membuat tersangka Munir dan tersangka Yes tidak terima.

Akhirnya terjadi keributan antara lelaki Yes yang juga sepupu lelaki Munir dengan korban. Lelaki Yes kemudian memukul korban. Keributan sempat mereda karena korban diantar pulangboleh warga.

Beberapa saat kemudian tersangka Munir bertemu kembali dengan korban dan langsung menikam korban dengan pisau badik sebanyak satu kali yang mengenai bagian dada korban.

“Korban sempat dibawa ke RS Tondano untuk pertolongan namun korban meninggal dunia saat di RS Tondano,” terang Kasubag Humas.

Dalam kurun waktu 2 jam pasca kejadian, pelaku berhasil diamankan Polisi.

“Tersangka pelaku berhasil kita amankan bersama barang bukti 1 buah badik sepanjang 40 cm dan sarung badik,” ucap Kasubag. (varly pantow)