Home Minahasa Inovasi Sang Prajurit, Eceng Gondok ke Bahan Bakar Biogas

Inovasi Sang Prajurit, Eceng Gondok ke Bahan Bakar Biogas

99
0
SHARE
Inovasi Sang Prajurit, Eceng Gondok ke Bahan Bakar Biogas

MINAHASA, postkota.id - Bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Minahasa dan perhatian terkait pelestarian danau tersebut, Kodim 1302/ Minahasa dibawah pimpinan Dandim Letnan Kolonel (Letkol) Inf Slamet Raharjo S,Sos, M,Si tak hentinya melakukan pembersihan.

Dalam pelaksanaan pembersihan tersebut, kini muncul inovasi dari orang nomor satu di Kodim 1302 Minahasa itu, tentang manfaat dari tanaman gulma eceng gondok bisa diolah menjadi bahan bakar Biogas.

Hal itu telah dikonsultasikannya bersama Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi Manado ( Unsrat ) Prof, DR Robert Molenard dan Instruktur lapangan Prof, John Mongkau.

Kepada Kedua Profesor tersebut, sang inovator, Dandim Letkol Inf Slamet Raharjo memberikan usulan untuk menciptakan bahar bakar berupa Biogas dengan bahan baku eceng gondok. Alhasil, respon positifpun keluar dari kedua Profesor itu,  Sehinga dirinya memerintahkan Anggotanya untuk mulai mengumpulkan bahan bakunya yaitu batang eceng gondok untuk diuji coba.

Dengan penuh ketelitian dan kesabaran, proses pembuatan Biogaspun dimulai Senin (09/03) 2020 dihalaman Makodim 1302/Minahasa. Hasilnya, sangat Spektakuler.

Sementara itu, Dandim 1302/Minahasa kepada  Media Center mengatakan,  inovasi yang sudah di ujinya, dengan harapan kedepan, masyarakat khusus Minahasa bisa memanfaatkan.

"Tujuan saya membuat sebuah Inovasi ini, agar Masyarakat di minahasa, bisa memanfaatkan eceng gondok menjadi sesuatu yang berguna bagi kehidupan masyarakat itu sendiri. Dan uji coba Biogas sudah kami lakukan, hasilnya menurut saya luar biasa. Api yang dihasilkan oleh biogas dari tumbuhan eceng gondok tidak berbeda dengan Api dari gas yang lain," Katanya.

Lanjut Dandim, kedepan dirinya akan  menggelar pelatihan pembuatan kerajinan tangan juga dari eceng gondok. "saya berharap Masyarakat bisa ikut serta dalam pelatihan tersebut, dan untuk pelatihan ini gratis tidak dipunggut biaya, "Tandasnya. (varly pantow)