Home Tomohon KPU KOTA TOMOHON RESMI MENUTUP TAHAPAN PEMASUKAN DOKUMEN PERSEORANGAN.

KPU KOTA TOMOHON RESMI MENUTUP TAHAPAN PEMASUKAN DOKUMEN PERSEORANGAN.

102
0
SHARE
KPU KOTA TOMOHON RESMI MENUTUP TAHAPAN PEMASUKAN DOKUMEN PERSEORANGAN.

Tomohon, Postkota. Id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tomohon secara resmi menutup tahapan pemasukan syarat dukungan bakal pasangan calon (bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon, Minggu (23/2/2020) pukul24.00 WITA.


Penutupan tahapan pemasukan dokumen tersebut secara resmi dilakukan langsung oleh Ketua KPU Kota Tomohon Harryanto Lasut serta didampingi empat komisioner lainnya, masing-masing Stenly Kowaas, Robby Golioth, Jacobus Wowor dan Albertien Vierna Pijoh.

Saat jam menunjukkan pukul 24.00 WITA,sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku, penyerahan dokumen syarat perseorangan resmi ditutup. 

Usai menutup dilanjutkan pleno, Ketua KPU Drs. Hariyanto Lasut, menjelaskan, sejak Rabu (19/2) sampai Jumat (21/2), tidak ada yang menyerahkan dokumen syarat dukungan bapaslon perseorangan.

Pada hari Sabtu, 22 Februari 2020, ada yang menyerahkan dokumen dukungan bapaslon perseorangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon atas nama Robert Pelealu dan Sello Fransiskus HA Soekirno,” tuturnya.

Hingga pada Minggu tengah malam, lanjut dia, pihaknya resmi menutup tahapan penyerahan dokumen dukungan perseorangan, tanpa adanya bapaslon lain  yang datang memasukkan dokumen dukungan perseorangan.

Pleno penetapan dibuatlah berita acara, dan penyerahan berita acara ke Bawaslu Kota Tomohon. 
Tahapan pemasukkan dokumen bapaslon perseorangan di KPU Tomohon ini dikawal ketat oleh Bawaslu Tomohon yang dipimpin langsung Ketua Deisy T Soputan. 

Saat itu juga dilanjutkan dengan konferensi pers. Komisioner KPU Kota Tomohon Divisi Teknis Robby Golioth menjelaskan, tahapan verifikasi administrasi terkait data dukungan. “Nanti, seusai verifikasi administrasi, kemudian akan dilanjutkan tahapan verifikasi faktual pada setiap orang pemberi dukungan yang akan dilakukan KPU Kota Tomohon melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS),” jelas Golioth.
(MICHJE)