Home Minahasa Ratusan Mahasiswa UNIMA Gelar Demo di DPRD Minahasa

Ratusan Mahasiswa UNIMA Gelar Demo di DPRD Minahasa

144
0
SHARE
Ratusan Mahasiswa UNIMA Gelar Demo di DPRD Minahasa

MINAHASA, postkota.id - Mahasiswa yang menamakan diri sebagai Aliansi Keluarga Besar Universitas Negeri Manado, (UNIMA) menggelar aksi Demonstrasi di Depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Rabu (25/9) 2019.

Aksi tersebut, diawali dengan longmarch dari kelurahan Tataaran Tondano samapai di Gedung DPRD Minahasa. 

Aksi demo yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut sebagai bentuk penolakan terkait pembentukan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) yang dibuat Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI). dan Dalam demo tersebut, diterimah oleh anggota DPRD Minahasa, yakni Frangky Wolaian, Darma Palar, Yohan Watung, dan Imanuel Manus.

"Kehidupan Berdemokrasi, berkumpul dan mengeluarkan pendapat, serta kebebasan Pers telah dicederai oleh Rancangan Undang-undang (RUU) yang dibuat DPR-RI 2014-2019. Hal ini tentunya bertentangan dengan semangat asas Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan konstitusi yang yang dimiliki Negara RI untuk menciptakan negara yang demokratis dan menghormati Hak Asasi Manusia (HAM) Warga Negara," Ujar Freedom Rombot, selaku Koordianator Aksi dalam orasinya.

Sebanyak Empat Poin yang diorasikan mahasiswa yaitu, menolak dengan tegas isi RKUHP yang dibuat DPR-RI, meminta agar undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU-KPK) yang telah disahkan dicanbut, mempercepat RUU Pelaku Kekerasan Seksual agar menjadi Undang-undang, kemudian memintah kepala pemerintah pusat untuk mencari solusi terkait kebakaran hutan yang terjadi di Riau dan sekitarnya.

"Kami meminta anggota DPRD Minahasa untuk mendengar apa yang menjadi permintaan kami untuk disampaikan dan dievaluasi. jika tidak, kami akan kembali melakukan Demo, dengan masa yang lebih banyak," tegasnya.

Anggota DPRD Minahasa, Frangky Wolaian, kepada para pendemo menyampaikan apa yang disampaikan para pendemo sudah sesuai konstitusional.

"Kami sudah mendengar dan menyimak apa yang sudah disampaikan, dan sebagai wakil rakyat, telah mengambil sumpah sesuai kepercayaan kami. untuk itu, kami harus menjalankan apa yang menjadi tugas dengan seadil-adilnya. dan apa yang sudah dilakukan oleh para mahasiswa saat ini sudah benar. tentunya kami akan memperjuangkan apa yang menjadi permintaan dari masyarakat,"paparnya.

Dalam aksi demo tersebut, DPRD Minahasa juga menerima 10 perwakilan dari pendemo untuk mendengar apa yang ingin disampaikan mereka dalam pertemuan bersama anggota Dewan, dan dalam pertemuan tersebut, pihak DPRD menandatangani Kesepakatan untuk mengawal apa yang menjadi permintaan mahasiswa.

"Kami sebagai Anggota DPRD Minahasa, Menyatakan sikap menerima, mendukung dan memperjuangka seluruh aspirasi yang disampaikam dalam aksi damai dari para mahasiswa," kata Anggota DPRD Fraksi PDIP Dharma Palar.

Selanjutnya, Para Wakil Rakyat Minahasa menandatangani kesepakatan dan janji di atas materai di hadapan para pendemo, kemudian menyerahkan kepada koordinator aksi. dan dalam aksi tersebut, dikawal ketat oleh pihak Polres Minahasa, Kodim 1302 Minahasa(varly pantow)