Home Minahasa Satlantas Polres Minahasa Gencar Tertibkan Pengendara Dibawah Umur

Satlantas Polres Minahasa Gencar Tertibkan Pengendara Dibawah Umur

Kilapong : Pihak Orang Tua, Dinas Pendidikan, Guru-Guru Sangat Penting Dalam Pengawasan, dan Arahan

109
0
SHARE
Satlantas Polres Minahasa Gencar Tertibkan Pengendara Dibawah Umur

MINAHASA, postkota.id - Hari demi hari, jumlah transportasi dan pengguna transportasi di Indonesia bertambah banyak. Baik transportasi umum, atau pun transportasi/kendaraan pribadi milik masyarakat. Masyarakat beramai-ramai menggunakan transportasi demi untuk memenuhi kebutuhan mereka dalam beraktifitas sehari-hari. Dari berbagai golongan dan kalangan rakyat baik wanita maupun pria, dewasa dan remaja semua menggunakan transportasi khususnya kendaraan bermotor pribadi.

Namun, bagaimana dengan fenomena yang sedang trend saat ini? Dimana anak-anak dibawah umur sudah mulai mengendarai kendaraan bermotor dengan alasan yang sama untuk melakukan aktivitas mereka yaitu pergi ke sekolah, padahal jika dilihat dari segi usia mereka, hal tersebut merupakan sesuatu yang berbahaya, karena selain tidak memilki surat izin mengemudi (SIM),  dilihat dari postur  merekapun kebanyakan anak sebenarnya memiliki postur tubuh yang tidak begitu besar, namun tetap memaksakan diri untuk mengendarai motor. Penggunaan sepeda motor oleh pelajar yang masih di bawah umur 17 tahun pun merupakan suatu tindakan pelanggaran. Hal tersebut tercantum dalam Pasal 281 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Terkait hal tersebut, Polres Minahasa bekerja keras melakukan pencegahan pelanggaran dan kecelakaan, salah satunya penindakan dengan Tilang terhadap pengendara yang berlum mempunyai hak untuk berkendara (anak dibawah umur)

Kapolres Minahasa AKBP Denny I Situmorang SIK, melalui Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) AKP Andrew Kilapong SE ME,  mengatakan, masalah pengendara dibawah umur ini menjadi atensi dan prioritas pihaknya untuk intens lakukan penindakan.

Menurutnya, ini sebagai bentuk pencegahan terjadinya kecelakaan, yang kebanyakan didiominasi oleh pengendara anak dibawah umur.

"Tentu dalam hal ini juga sangat dibutuhkan peran aktif semua pihak untuk mencegahnya, termasuk orang tua. Selain itu, instansi Pemerintah seperti Dinas Pendidikan melalui Sekolah sekolah dan guru, agar memberikan arahan dan peringatan kepada anak-anak yang masih dibawah umur ini. Satlantas tentunya akan menilang agar menimbulkan efek jera," kata Kilapong.

Dirinya menegaskan, pihaknya akan rutin menargetkan pelanggar siswa yang kedapatan mengendarai motor.

"Setiap hari kami laksanakan hunting (mencegat) mencari anak-anak sekolah dibawah umur yang mengendarai motor dan menindak tegas pengendara dengan blangko tilang. Selain itu memberikan pembinaan kepada anak-anak denga wajib menghadirkan orang tua masing-masing," ujarnya.

"Selain itu juga kami masih menunggu Instruksi dari pemerintah untuk larangan anak sekolah membawa kendaraan bermotor. Dalam beberapa bulan terkahir terjadi kecelakaan fatal yang merenggut nyawa di wilayah hukum Polres Minahasa, sebagian korban adalah pengendara motor dibawah umur atau pelajar," pungkasnya. (varly pantow)