Home Minahasa Satuan Reskrim Polres Minahasa Gelar Rekon Kasus Pembunuhan di Desa Manembo

Satuan Reskrim Polres Minahasa Gelar Rekon Kasus Pembunuhan di Desa Manembo

18
0
SHARE
Satuan Reskrim Polres Minahasa Gelar Rekon Kasus Pembunuhan di Desa Manembo

MINAHASA, postkota.id - Polres Minahasa, melalui Satuan Reskrim polres Minahasa kembali menggelar Rekonstruksi kasus penganiayaan yang mengakibatkan Lelaki Jenli Tumengkeng (52) warga Desa Manembo, Kecamatan Langowan Selatan meregang nyawa.

Kegiatan Rekonstruksi tersebut digelar di halaman Uji sim Polres Minahasa, Senin (11/02) 2020 dengan 18 adegan.

Di adengan pertama, Tersangka FW (32) Warga yang sa dengan korban sekitar pukul 18.30 Wita Tersangka yangbsudah dibawah pengaruh alkohol keluar rumah dengan membawa Senjata Tajam (Sajam) jenis pisau badik yang diselipkan di pinggang sebelah kiri. kemudian menuju ke salah satu acara di desa tersebut.

Sesampainya diacara, Tersangka bertemu saksi Jonson Posuma (JP) kemudian mereka kembali mengkonsumsi Minuman keras.

Setelah itu, saksi JP bersama rekannya yang lain keluar dari acara itu kemudian menuju pertigaan jalan raya Desa Manemo. Namun Tersangka yang sudah dengan keadaan mabuk mengikuti Saksi JP bersama dengan dua rekannya.

Melihat tersangka mengikuti mereka, saksi JP yang juga sebagai Paman tersangka kemudiam menyuruhnya pulang karena tersangka sudah mabuk dengan mengatakan "pulang jo, ngana so orang tua so mabo," namun tak dihiraukan oleh tersangka.

Karena tidak didengar, Saksi JP pun menarik pakaian korban sambil berkata "ngana kabal,". Tidak terims dengan perlakuan JP, Tersangkapun langsung merontah, dan menyuruh JP melepaskan pakaiannya disaksikan oleh tiga rekan JP.

Disaat itu, JP menampar Tersangka di rahang bagian kiri sebanyak dua kali. melihat  tersangka dan saksi JP sudah ingin berkelahi, ketiga kerabat saksi JP kemudian melerai, namun pertikaian antara keduanya, tidak dapat dihindari.

Dalam adegan ke 8b dan 9 saat sedang besitegang, tersangka kemudian mencabut Pisau yang diselipkan di pinggang kirinya.

Tanpa diduga, Korban dari arah sebelah kiri Saksi JP, muncul dan mendorong saksi JP. namun Tersangka sudah terlanjur mengayunkan tangan yang saat itu sudah dengan sajam, sehingga mengenai Dada bagian kanan Korban Jenli Tumangkeng.

Melihat hal itu, Saksi JP bersama tiga rekannya menarik tersangka dan Saksi JP kembali memukul tersangka bersamaan dengan kata" ngana so bage Orang". Dan Lelaki Rangga Laluyan kemudian mengambil Sajam yang dipakai tersangka menikam korban.

Setelah itu, Tersangka lari ke rumah istrinya di desa manembo. dan korban diantar ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

AKP Sugeng Wahyudi Santoso SH SIK ketika dikonfirmasi mengatakan kegiatan rekon tersebut bagian dari penyelidikan.

"Rekon ini digelar untuk melengkapi berkas yang akan dilengkapi di pengadilan," ujar mantan Katim Resmob Jatandras Polda Sulut.

Lanjut lulusan Akpol 2010 dan PTIK angkatan 74 ini jika rekonstruksi tersebut langsung diperankan oleh Tersangka FW.

"Kembali kami menyampaikan jika ada dari masyarakat yang merasa ganjal, diharapkan untuk menghadap kami sebagai penyidik, nnti disini kami jelaskan panjang dan lebarnya," tutur Perwira Tiga balak. (varly pantow)